Meskipun mencakup cukup banyak informasi, company profile harus dibuat secara ringkas, padat, dan jelas. Sulit? Tentu tidak, Anda cukup meng...


Meskipun mencakup cukup banyak informasi, company profile harus dibuat secara ringkas, padat, dan jelas. Sulit? Tentu tidak, Anda cukup mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Tentukan dengan Jelas

  1. Tentukan produk yang akan Anda jual
  2. Tentukan nilai-nilai yang akan diterapkan ke seluruh karyawan 
  3. Tentukan segmentasi pasar yang disasar
  4. Tentukan Tujuan Penulisan Company Profile

Meskipun tujuan dasarnya adalah untuk menarik minat konsumen, banyak perusahaan membuat company profile untuk dijadikan portofolio untuk menarik minat investor. Tujuan penting untuk membantu memudahkan penulis untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk tulisan. Selain itu, jika company profile ditujukan untuk portofolio perdagangan, tentu harus dibuat semenarik mungkin dan fokus pada riwayat penjualan. 

2. Sewa Jasa Desain Company Profile

Karena berbentuk tulisan dan gambar yang menggambarkan perusahaan dan bagian dari company branding, konten dan penulisan harus dibuat sebaik mungkin. Untuk itu, Anda membutuhkan jasa profesional yang memiliki kemampuan desain dan copywriting  yang berkualitas. 

3. Original

Salah satu jalan pintas membuat company profile adalah meniru dari perusahaan lain. Dengan menggunakan cara ini, perusahaan akan kehilangan identitasnya. Cukup ikuti format dan gaya penulisan, jangan meniru dan menyunting.

4. Pilih Gaya 

Tidak ada gaya penyampaian yang salah, yang ada hanya salah sasaran. Bagian ini cukup sulit karena perusahaan perlu memilih gaya penyampaian yang sesuai dengan target pasar mereka. Jika perusahaan Anda menawarkan produk/jasa yang “serius” tentu Anda perlu berkomunikasi dengan formal dan profesional. Jika perusahaan Anda menawarkan jasa/produk yang lebih ke arah kreatif maka penyampaian bisa lebih santai, ceria,dan modern. 

5. Outline Company Profile

Company profile pada umumnya memiliki struktur: profil perusahaan, sejarah perusahaan, orang-orang yang terlibat, nilai, dan usaha yang dijalankan perusahaan. Jangan lupa sampaikan dalam bentuk cerita sehingga dapat diterima lebih personal oleh pembaca. Jangan lupa memberikan informasi kontak yang bisa dihubungi!

6. Proofreading

Tahapan terakhir ini jangan sampai terlewatkan karena proses dalam proofreading, semua tulisan dibaca dan ditinjau kembali untuk menghindari kesalahan tulisan maupun kesalahpahaman dari kata-kata yang digunakan.  Sebisa mungkin proses ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak terlibat dalam pembuatan company profile agar tidak terjadi bias.